Organisme Pengganggu Tanaman Wortel

Eragano > Uncategorized > Organisme Pengganggu Tanaman Wortel

Kebanyakan varietas wortel biasanya tahan terhadap hama dan penyakit tanaman, tapi hal tersebut tidak menjamin tanaman wortel anda tidak akan terserang hama dan penyakit tanaman. Untuk itu, petani harus melakukan control agar tanaman wortel terhindar dari hama dan penyakit. Ciri wortel yang terserang hama pada umumnya adalah layu dan terkulai bahkan pada usia muda. Berikut merupakan organisme pengganggu tanaman yang sering ditemukan pada wortel:

Penyakit:

Nematoda Bintil Akar (Meloidogyne spp.)

Penyakit nematoda bintil akar dapat menyebabkan kerugian besar dalam budidaya wortel. Gejala penyakit ini ditandai oleh umbi yang menebal dan memiliki banyak cabang. Hama ini disebabkan oleh suhu tanah yang terlalu tinggi dan tidak cocok bagi pertumbuhan wortel. Untuk pencegahan, dapat dilakukan penyemprotan pestisida pada benih sebelum dilakukan penanaman, melakukan rotasi tanam, dan menjaga kebersihan lahan tanaman. Tanaman yang sudah tertular pun sebaiknya dicabut dan dibakar untuk menghindari resiko penyebaran penyakit.

Bercak Daun (Alternaria dauci)

Penyakit bercak daun dapat menyebabkan berkurangnya hasil panen dan menurunnya kualitas hasil panen. Gejala penyakit ini ditandai oleh munculnya bercak hitam atau coklat tua pada permukaan daun. Penyakit ini disebabkan oleh jamur cercospora carotae. Untuk pengendalian, dapat dilakukan disinfeksi benih dengan menggunakan larutan fungisida dengan kandungan tembaga klorida 1/ml selama 5 menit, menjaga kebersihan kebun, dan melakukan rotasi tanam dengan jenis tanaman yang tidak sefamili dengan wortel.

 

Hama:

Ulat tanah (Agrotis ipsilon Hufn.)

Ulat ini memiliki panjang 4-5cm serta menyerang pucuk akar pada wortel yang masih muda sehingga menyebabkan tanaman menjadi layu, kering, atau bahkan mati. Secara alami, hama ini dapat diatasi dengan cara melakukan pemungutan ulat dan membuangnya jauh dari lahan atau membakarnya. Secara kimiawi, petani dapat menyemprotkan insektisida jenis furadan atau indofuradan sebelum dan sesudah penanaman.

Lalat (Psile rosae)

Lalat atau maggot yang menyerang tanaman wortel biasanya memiliki warna hijau atau hitam dan terlihat belang kecoklatan pada tubuhnya, hama ini menyerang wortel pada saat bebentuk larva sebelum berubah menjadi kempompong. Gejala yang ditimbulkan hama ini adalah membusuknya bagian umbi tanaman, terdapat lubang pada tanaman, serta umbi yang tumbuh dengan bentuk yang tidak biasa. Hama ini dapat dicegah dengan menyiram tanaman dengan larutan polydol sebanyak 120g yang dicampur air sebanyak 100 Liter. Penyiraman dilakukan dua kali yaitu pada saat tanaman masih berusia muda dan penyiraman kedua dilakukan 10 hari setelah penyiraman pertama. Selain itu, dapat pula dilakukan sanitasi kebun serta membuat perangkap lalat.

Kutu daun (Aphid, Aphis spp)

Kutu daun pada tanaman wortel menyerang dan menghisap saripati yang terdapat pada daun. Kutu daun ini berwarna hijau kehitaman dan memiliki bulu halus di sekitar tubuh. Tanaman yang terserang kutu daun memiliki ciri-ciri daun yang menguning, berlubang, bahkan kering dan kemudian mati. Pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan cara melakukan penjarangan tanaman serta sanitasi lahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *